Cikarang Dialog
- Akibat unggahan mengenai soal banjir, di medsos milik h.kompor, yang
menyebut wilayah Kabupaten Bekasi bagian utara hampir setiap tahun dilanda
banjir. akhirnya di laporkan H. Heri Samsuri, selaku tokoh masyarakat Bekasi
Utara akan melaporkan laporkan konten
kreator Tiktok yang bernama, H. Kompor yang sudah menghina orang Bekasi
Utara yang sedang dilanda banjir, hinaan tersebut dilontarkan melalui media
sosial tiktok akun tersebut bernama, H. Kompor.
Lebih
lanjut, H. Heri Samsuri, mengatakan “ yang menghina bahwa wilayah bekasi utara
lebih baik di jual ke cina untuk di
jadikan ternak buaya, karena dinilai tidak ada solusi atas banjir kata h.kompor
di akun tiktok miliknya”ujarnya.
Sementara itu, Haji Kompor, menyebut pernyataan tersebut
bermula dari adanya permintaan bantuan banjir dari seorang warga Bekasi Utara
yang disebut bernama Bang Ekek. Permintaan itu kemudian menjadi pemicu kritik
yang ia sampaikan secara terbuka melalui media sosial.
Haji
Kompor juga menyampaikan pandangannya bahwa pergantian kepemimpinan, baik di
tingkat daerah maupun nasional, tidak akan membawa perubahan signifikan
terhadap penanganan banjir di wilayah tersebut. Ia bahkan menyebut bahwa
siapapun pemimpinnya, hingga kapan pun, banjir di Bekasi Utara tidak akan
terselesaikan. Unggahan tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet.
Sebagian mendukung kritik yang disampaikan sebagai bentuk kekecewaan
masyarakat, dan para tokoh Bekasi Utara menilai pernyataan tersebut terlalu
berlebihan dan tidak solutif.
Salah
satunya, H. Heri Samsuri, dirinya mengecam keras akan menempuh jalur hukum
melaporkan H. Kompor ke Polda Metro Jaya, atas ucapan dan hinaan yang di
lontarkan oleh H. Kompor, di media sosial (Medsos) di akun tiktok H. Kompor.
"Saya
akan buka laporan (LP) di Polda Metro Jaya, setelah musyawarah dengan beberapa
tokoh dan dapat surat mandat dari mereka. Semua sistem sampling, pakai kuasa
insidensial saja,"pernyataan tertulis H. Heri Samsuri” ujarnya. ( Malih)
